Sabtu, 28 Desember 2013

Badai Haiyan di Filipina

Diposting oleh Mutia Azila di 05.44


Badai Haiyan Filipina



Topan Haiyan adalah badai terkuat di dunia tahun ini menyerang Filipina pada hari Jumat (8/11), dengan angin berkecepatan 235 km/jam. Badai kategori lima itu berpusat 62 km di tenggara Guiuan, provinsi Samar Timur Filipina, seperti disampaikan oleh badan cuaca nasional.
Topan super kategori 5, melewati ujung utara provinsi Cebu dan menuju barat pulau Boracay  keduanya dikenal sebagai lokasi tujuan wisata setelah menghantam kepulauan tengah Leyte dan Samar dengan kecepatan hampir 300 kilometer per jam dan menciptakan gelombang ombak setinggi 5 sampai 6 meter.
Topan dan badai sebesar itu bisa menghancurkan shelter atau tempat perlindungan badai akibat tekanan tinggi yang tercipta, yang bisa menyedot tembok dan menerbangkan atap-atap bangunan. Ratusan ribu penduduk kehilangan tempat tinggal, diperkirakan sekitar 10.000 orang meninggal di provnsi Leyte. Penyaluran bantuan masih tersendat dua hari setelah badai "Haiyan" di Filipina.Kerusakan pada infrastruktur utama memperlambat penyaluran bantuan.
Sedikitnya 10.000 korban tewas tercatat di povinsi Leyte. Sementara di pulau Samar sekitar 300 orang tewas dan 2000 lainnya masih dinyatakan hilang.
"Haiyan" salah satu badai terparah dalam catatan meteorologi mengamuk sejak Jumat di Leyte dan Samar. 800.000 penduduk sempat dievakuasi, lebih dari satu juta orang kehilangan tempat tinggal.
Penyaluran bantuan hingga kini masih tersendat menyusul kerusakan parah pada bandar udara, pelabuhan dan jalan-jalan utama. Tim penyelamat berusaha mencapai korban dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor. Makanan dan air minum langka. Mayat-mayat dibiarkan di pingir jalan, cuma ditutupi seadanya dengan kain terpal.
Penjarahan terhadap pusat-pusat pertokoan juga terjadi di kota Tagliban, menurut laporan stasiun berita ANC. Sebagian besar aparat keamanan kehilangan harta bendanya dan sebab itu meninggalkan tugas, kata jurubicara kepolisian Reuben Sindac. 120 petugas diterbangkan dari Manila ke lokasi bencana untuk menjaga keamanan. Presiden Benigno Aquino yang sempat berukunjung ke lokasi bencana mengritik pemerintah lokal lantaran tidak cukup mempersiapkan diri kendati telah mendapat peringatan ”Seluruh listrik di seluruh pulau dan jalan-jalan mati,” kata Lionel Dosdosa, dari International Organization for Migration di pulau Bohol.”Suasana gelap dan suram, berganti-ganti antara gerimis dan hujan berat,” kata dia.
Sekitar satu juta orang menyelamatkan diri di tempat perlindungan di 29 provinsi, setelah pemerintah Filipina menyerukan warga yang dilewati Haiyan untuk meninggalkan rumahnya di daerah-daerah rawan sepanjang bantaran sungai, desa-desa pantai dan lereng-lereng pegunungan.
Biro cuaca milik pemerintah Filipina mengatakan Haiyan diperkirakan akan berlalu dari Filipina pada hari Sabtu dan keluar melalui Laut Cina Selatan, di mana diperkirakan badai itu akan semakin kuat dan mengancam Vietnam dan Cina.
Rekor topan atau badai atau paling kuat yang mengakibatkan tanah longsor adalah Badai Camille pada 1969, yang menghantam Mississippi dengan kecepatan angin 305 kilometer per jam, demikian menurut data Weather Underground.
Tahun lalu, topan Bopha meratakan tiga kota pantai di Mindanao, membunuh 1.100 orang dan menyebabkan kerusakan yang diperkirakan bernilai 1,04 milyar dollar.Haiyan adalah badai ke-24 yang menghantam Filipina tahun ini.
Nama topan super Haiyan, diambil dari bahasa Cina yang artinya “Burung Laut”, yang dikenal punya kebiasaan hanya datang ke pantai untuk berkembang biak. Di Pasifik barat dan Laut Cina Selatan, nama-nama badai tidak diberikan sesuai aturan abjad, sebagaimana badai-badai di Atlantik – tapi dipilih dari daftar tetap 140 nama. Nama-nama itu diusulkan oleh 14 negara di wilayah itu, termasuk Jepang, Cina, Laos, Amerika Serikat dan Filipina, yang masing-masing mewakili Typhoon Committee for the Western North Pacific dan Laut Cina Selatan.
Badan meteorologi Jepang mengumpulkan daftar, yang termasuk diantaranya berasal dari nama tanaman, tempat, tokoh dalam mitologi dan permata.
Nama pertama dalam daftar terkini adalah Damrey, atau ”Gajah” dalam bahasa Khmer, dipakai sebagai nama topan yang menghantam Cina pada musim panas 2012. Haiyan adalah nama ke-44 dari daftar tersebut.

Sumber:
http://www.dw.de/ribuan-nyawa-terenggut-akibat-badai-topan-filipina/a-17216791
http://www.dw.de/topan-terhebat-dunia-hantam-filipina/a-17213856

0 komentar on "Badai Haiyan di Filipina"

Posting Komentar

 

' Mutia Azila Sweet Cupcake Designed by Ipietoon